DBAsia News

Kritikan Hamann untuk Sikap Cengeng Karius

Loris Karius,

IDNGoal.news, Legenda Liverpool Dietmar Hamann menyebut Loris Karius tak seharusnya menangis dan meminta maaf pada para fans di lapangan usai membuat kesalahan lawan Real Madrid.

Karius membuat kesalahan fatal di final Liga Champions kemarin. Alhasil Karim Benzema dan Gareth Bale bisa membuat gol dengan mudah dan membantu Los Blancos menang 3-1.

Karius sadar bahwa ia telah melakukan kesalahan sangat besar malam itu. Maka setelah pertandingan berakhir, ia pun meminta maaf pada para fans yang hadir di stadion, sembari menangis.

Sikap inilah yang dikritik oleh Hamann. Pasalnya ia merasa yakin bahwa fans Liverpool sendiri sudah pasti akan memaafkan kesalahannya itu.

“Simpati saya dengan Karius terbatas,” bukanya kepada Sport Bild.

“Kita tidak perlu mendiskusikan bahwa ia memutuskan hasil akhir laga final dengan dua kesalahannya. Sesuatu seperti itu juga bisa terjadi pada pemain bola profesional lainya. Tapi yang tidak saya sukai adalah kelakuannya setelah itu,” terangnya.

“Untuk secara terbuka menunjukkan penderitaannya setelah peluit akhir sama sekali tidak diperlukan seperti halnya air matanya untuk meminta pengampunan dari para penggemar The Reds. Penggemar Liverpool memaafkan bintang mereka sama seperti yang lain, lagu ‘You Never Never Alone’ adalah bagian dari kehidupan di klub,” ketusnya.

Tak Suka Ego Karius

Selain itu Hamann juga mengkritik kelakuan kompatriotnya itu di luar lapangan. Ia merasa Karius bertingkah bak seorang selebritis.

Ia merasa Karius seharusnya tak usah bersikap macam-macam. Kiper 24 tahun itu disebutnya baru bisa berlagak jika ia sudah sehebat superstar Real Madrid Cristiano Ronaldo.

“Dengan satu pengecualian: ketika ego Anda tidak sesuai dengan kinerja Anda,” ketus Hamann.

“Karius berkendara melalui jalanan Liverpool dengan plat nomor pribadi ‘LK1’ dan membuat kehebohan di kota setiap kali ia melangkah keluar. Itu adalah sesuatu yang Cristiano Ronaldo dapat lakukan di Madrid, karena ia telah memenangkan Liga Champions lima kali,” tegasnya.

“Seseorang seperti Karius belum mencapai apa pun dalam karirnya dan seharusnya senang diberi kesempatan oleh Klopp di klub kelas dunia,” pungkasnya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?