DBAsia News

Tiket Laga Persebaya Vs Persib Terjual Habis

Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung

DBasia.news – Laga tunda antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung yang seharusnya digelar bulan Mei silam bakal tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (26/7) mendatang. Selain merupakan laga klasik antara dua saudara, pertandingan tersebut juga jadi partai penutup putaran pertama Liga 1 2018.

Tak heran laga tersebut sangat dinanti khalayak ramai. Terbukti dengan ludesnya tiket pertandingan tersebut.

Tak hanya itu, antusiasme penonton yang besar tersebut terlihat dari kecepatan penjualan tiket. Tak sampai dua hari, yaitu dari Jumat (20/7) siang WIB hingga Minggu (22/7) pagi WIB, tiket yang dijual lewat mekanisme online tersebut habis terjual. Padahal Panpel Persebaya sudah menyediakan tiket dalam jumlah yang cukup banyak, yaitu 50.000 tiket.

Meski demikian, masih banyak Bonek dan Bonita yang belum memperoleh tiket. Untuk itu, Panpel Persebaya berharap Bonek dapat memaklumi keterbatasan tiket yang disediakan oleh Panpel. Pasalnya, Panpel menjual tiket berdasarkan kapasitas Stadion Gelora Bung Tomo.

“Kami sadar big match ini ditunggu oleh para Bonek. Kami juga mohon maaf untuk para suporter yang belum mendapatkan tiket karena kapasitas stadion belum bisa menampung minat yang sangat tinggi,” jelas wakil Panpel Persebaya Dandy Arditianto.

Tak hanya untuk Bonek, Panpel juga memberikan kuota untuk pendukung Persib, Bobotoh dan Viking. Bahkan Panpel juga telah berkoordinasi dengan mereka untuk kuota tiket. Hal tersebut sesuai dengan regulasi liga yang menyatakan tuan rumah setidaknya menyediakan lima persen dari total kapasitas stadion untuk suporter tim tamu.

“Kami menjalankan sesuai regulasi liga mengenai kuota suporter tamu. Sesuai pasal 45 ayat 6 mengenai ketentuan tiket di regulasi Liga 1 2018. Kami menyediakan sekurang-kurangnya 5 persen dari total kapasitas stadion,” imbuh Dandy.

Selain itu, Dandy juga berharap keterbatasan tiket ini tidak membuat suporter membeli tiket dari calo. Menurutnya dibandingkan membeli dari calo, lebih baik menyaksikan dari layar kaca saja karena pertandingan tersebut memang disiarkan langsung.

“Jangan beli di calo karena indikasi palsu sangat besar. Mari kita stop percaloan dari diri kita sendiri. Dan yang pasti, tiket palsu tidak akan bisa masuk stadion,” pungkasnya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?