DBAsia News

5 Hubungan Retak Paling Fenomenal Antara Pelatih dan Pemain

Paul Pogba

DBasia.news – Dalam sepak bola pelatih dan pemain memiliki sinkronisasi untuk membangkitkan prestasi sebuah klub. Namun, terkadang hubungan mereka bias membawa bencana. Salah satu yang sedang hangat dibicarakan adalah Paul Pogba dan Jose Mourinho di Manchester United.

Hubungan antara Paul Pogba dengan Jose Mourinho semakin memburuk setiap pekan. Kondisi tersebut dibumbui dengan rentetan hasil negatif Manchester United.

Paul Pogba dan Jose Mourinho mengawali kerja sama di Manchester United dengan baik. Namun, hubungan keduanya memburuk memasuki musim ketiga mereka di Old Trafford.

Komentar Jose Mourinho soal agen Paul Pogba, Mino Raiola, ditengarai menjadi awal konflik keduanya. Baik Mourinho, Pogba, maupun Raiola terlibat aksi saling sindir.

Jose Mourinho menganggap Mino Raiola berusaha untuk membawa Paul Pogba pergi dari Manchester United. Sementara Pogba beberapa kali menolak memberikan komentar dengan nada menyindir.

Situasi semakin memanas ketika Jose Mourinho mencopot ban kapten Manchester United dari Paul Pogba. Keputusan itu diambil setelah keduanya berseteru pada sesi latihan.

Pertikaian dengan Paul Pogba membuat nasib Jose Mourinho berada di ujung tanduk. Apalagi, Manchester United tengah berada dalam catatan negatif setelah gagal menang dalam empat pertandingan.

Meski begitu, masih ada sejumlah cerita mengenai pemain dan pelatih yang tidak akur selain Paul Pogba dan Jose Mourinho. Berikut ini adalah lima di antaranya:

Piala Dunia 2010 menjadi aib tersendiri bagi timnas Prancis. Saat itu, Les Bleus harus gugur sejak fase grup setelah tampil tidak meyakinkan.

Tensi tinggi menyertai timnas Prancis menjelang ajang tersebut. Penyerang Nicolas Anelka dan pelatih Raymond Domenech berseteru yang menyebabkan Anelka dipulangkan.

Setelah itu, Nicolas Anelka langsung menyebut Raymond Domenech sebagai pelatih semenjana. Anelka membandingkan Domenech dengan pelatih lain yang pernah bekerja sama dengannya.

Fernando Redondo dan Daniel Passarella

 

Fernando Redondo


Menjelang Piala Dunia 1998, Fernando Redondo tengah berada dalam penampilan terbaiknya. Namun, secara mengejutkan Redondo tidak masuk ke dalam skuat timnas Argentina.

Rupanya kondisi tersebut disebabkan pelatih Daniel Passarella menginginkan Fernando Redondo untuk memotong rambutnya. Sang Redondo menolak mentah-mentah permintaan tersebut.

Hubungan keduanya pun memburuk hingga ke titik terendah. Fernando Redondo pernah berujar rela memutar jalan demi menghindari bertemu dengan Daniel Passarella.

Zlatan Ibrahimovic dan Pep Guardiola

 

Zlatan Ibrahimovic dan Pep Guardiola memang hanya satu musim bekerja sama di Barcelona. Namun, keduanya kerap berseteru setelah itu.

Kekesalan disebabkan Zlatan Ibrahimovic tidak suka dimainkan di posisi sayap. Ibrahimovic menilai Pep Guardiola lebih suka memasang Lionel Messi di posisi penyerang tengah.

Sementara itu, Pep Guardiola juga mengaku hanya dua kali berbicara dengan Zlatan Ibrahimovic dalam enam bulan. Menurut Guardiola, itu yang terbaik untuk klub.

Iker Casillas dan Jose Mourinho

 

Tragedi menyertai musim terakhir Jose Mourinho di Real Madrid. Mourinho diketahui berseteru dengan sejumlah pemain berpengaruh di ruang ganti Los Blancos.

Jose Mourinho mencadangkan kiper legendaris Real Madrid, Iker Casillas, untuk kiper muda, Antonio Adan. Kemudian, Mourinho merekrut kiper baru, Diego Lopez.

Hasilnya, Iker Casillas pun memutuskan hengkang dari Santiago Bernabeu. Perpisahan Casillas dengan Real Madrid terjadi dengan penuh tangis di acara konferensi pers.

George Best dan Tommy Docherty

 

Tommy Docherty


George Best merupakan satu di antara pemain legendaris Manchester United. Namun, Best memiliki hubungan buruk dengan pembesut The Red Devils, Tommy Docherty.

Bahkan, George Best menyebut Tommy Docherty sebagai seorang pembohong. Pasalnya, Docherty menjanjikan sejumlah hal kepada Best ketika baru melatihnya.

Setelah itu, George Best tidak henti-hentinya mengkritik Tommy Docherty. Bahkan, Best tetap melakukannya setelah meninggalkan Manchester United pada 1975.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?