VAR di Mata Maurizio Sarri dan Antonio Conte

DBasia.news –  VAR (Video Asisten Wasit) belum sempurna penerapannya. Hal itu diutarakan dua pelatih top di Italia: Antonio Conte dan Maurizio Sarri.

VAR menjadi pembicaraan di Italia setelah serangkaian kontroversi pada musim ini. Satu di antara pertandingan yang mendapatkan sorotan adalah duel Napoli melawan Atalanta.

Saat itu, gol penyeimbang Atalanta dianggap tidak sah karena telah terlebih dahulu terjadi pelanggaran pada penggawa Napoli. Namun, wasit tetap bergeming dan mengesahkan gol tim tamu.

Antonio Conte menganggap, VAR belum digunakan secara maksimal di Serie A. Menurutnya, ada dobel standar dalam penggunaan VAR oleh wasit.

“VAR tidak digunakan dengan cara yang sama oleh semua orang. VAR sangat penting untuk membuat keputusan besar. Musim lalu, saya merasa yakin dengan hal tersebut,” papar Conte seperti dikabarkan Football Italia.

“Namun, pada hari ini, kami tidak paham bagaimana VAR digunakan karena ada banyak kekhawatiran dan ketidakstabilan. Bila saya menjadi wasit dan menggunakan VAR, saya akan membuat keputusan dan melihat rekaman. Itu bisa membuat saya menjadi damai.”

Sementara itu, Maurizio Sarri mengindikasikan perlu adanya pembatasan penggunaan VAR. Menurutnya, wasit berhak diberikan kebebasan lebih untuk mengambil keputusan.

“Saya lebih suka wasit yang mengendalikan pertandingan. Tidak semua situasi perlu dibicarakan. Saat terjadi handball, saya masih belum mengerti peraturannya,” papar Sarri.

Sebelumnya, Juventus mendapatkan sorotan saat menang 2-1 melawan Genoa. Gol penalti Cristiano Ronaldo pada akhir laga dianggap syarat dengan kontroversi karena CR7 dituding melakukan diving.

“Saya tidak bisa mengatakan tak menyukai VAR. Teknologi tersebut datang untuk mengetahui kesalahan besar,” terang Sarri.

“Sekarang, VAR digunakan sebanyak tiga hingga empat kali dalam satu pertandingan. Sementara itu, di luar negeri, mereka membuat batasan penggunaan VAR.”

Akibat kisruh soal VAR, asosiasi wasit Italia, AIA, mengambil keputusan cepat. AIA memutuskan tidak memberikan tugas pada dua wasit yakni Piero Giacomelli dan Massimiliano Irrati untuk memimpin pertandingan pada pekan ini.