Tottenham Hotspur Dihajar Munchen, Pochettino Kehabisan Kata-kata

DBasia.news –  Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino mengatakan kalau ia tidak memiliki banyak alasan setelah timnya kalh 2-7 oleh Bayern Munchen pada matchday dua Liga Champions. Pochettino merasa timnya seakan menyerah di menit terakhir.

Mauricio Pochettino tak dapat menganalisis kesalahan yang dilakukan Hugo Lloris dkk. Dia hanya mampu mengungkapkan rasa kecewa dan pujian atas performa apik sang tamu.

“Kami kecewa. Setiap sentuhan dari Bayern sungguh mematikan. Mereka mencetak gol dari setiap sentuhan. Ini sungguh sulit untuk diterima,” ujar Mauricio Pochettino selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.

Pria sal Argentina itu menambahkan, “Mereka begitu kejam. Setelah mencetak gol dari penalti, kami punya kesempatan membuat gol ketiga. namun, dari menit ke-83 hingga 88, kami kebobolan tiga gol lagi.”

Mauricio Pochettino lantas menegaskan, Tottenham Hotspur harus segera bangkit dan melupakan kenyataan pahit ini. Dia yakin Harry Kane cs. punya kekuatan mental untuk melewati pengalaman buruk tersebut. “Kami harus tetap bersama-sama. Saya pikir, kami punya mental kuat. Kami harus move on,” kata dia.

Secara implisit, dia juga meminta para pemain dan pendukung Tottenham Hotspur untuk menjejak bumi. Mereka tak boleh terus terbuai oleh kesuksesan lolos ke final Liga Champions musim lalu. Menurut dia, hal itu telah membuat mereka tak mampu menatap hari ini dan esok dengan jernih.

“Mungkin Anda bosan dengan pidato saya. Namun, sepak bola adalah hari ini, bukan kemarin. Ini selalu tentang pertunjukan. Anda harus melakukan itu hari ini dan besok. Ini bukan soal pengalaman dan apa yang telah terjadi tiga bulan lalu,” kata Mauricio Pochettino lagi.

Kekalahan telak dari Bayern Munich membuat Tottenham Hotspur berada di dasar klasemen Grup B. Tim asuhan Mauricio Pochettino memiliki nilai 1, sama sengan Olympiakos. Namun, mereka memiliki selisih gol lebih buruk.