Statistik Memperlihatkan Manchester City Lebih Unggul Dalam Perburuan Gelar Premier League

DBasia.news – Manchester City memang gagal melaju ke final Liga Champions. Sekarang, fokus mereka sepenuhnya untuk meraih gelar Premier League. The Citizens juga memuncaki klasemen ungguli Liverpool dalam perburuan titel liga.

Man City merespons kekalahan dari Real Madrid dengan sangat positif kala melawan Newcastle United di Etihad Stadium, Minggu (08/05) malam WIB, pada pekan 36 Premier League. Man City menang telak 5-0.

Gol-gol City dicetak oleh Raheem Sterling (19′, 90+3′), Aymeric Laporte (38′), Rodri (61′), dan Phil Foden (90′). City pun dominan dengan 72 persen penguasaan bola, melepaskan 21 tendangan dan sembilan di antaranya tepat sasaran.

Itu menjadi cara Manchester City merespons kekalahan dari Madrid dan fokus dalam upaya menjaga titel Premier League.

“Terkadang saya mengatakan kepada para pemain, Anda harus bermain bagus untuk mengangkat para penggemar agar lawan tahu di sini bukan tempat yang bagus untuk datang,” tutur Pep Guardiola selepas laga berakhir.

“Hari ini kami tidak perlu melakukan itu. Orang-orang tahu para pemain ini melakukannya setiap tiga hari selama lima tahun seperti hari ini.”

“Mereka pantas mendapatkannya. Mereka adalah salah satu grup terbaik yang pernah saya miliki dalam hidup saya sebagai manajer, bahkan sebagai pemain.”

“Ini adalah tiga poin penting setelah Liverpool dan Tottenham (imbang 1-1), tetapi apapun bisa terjadi dalam sepak bola. Jika itu bisa terjadi dalam 56 detik di Madrid, itu bisa terjadi dalam tiga pertandingan,” urai dia.

Selain Man City sepenuhnya fokus di Premier League, ada statistik lain yang memperlihatkan keunggulan besar mereka atas Liverpool dalam perburuan titel Premier League.

Pemain dalam momentum bagus membantu klub untuk mencapai target. Momentum itu dimiliki Raheem Sterling yang mencetak dua gol ke gawang Newcastle.

Sterling jadi pemain City kedua yang mencetak setidaknya 50 gol Premier League di Etihad Stadium setelah Sergio Aguero (106 gol). Sementara untuk pemberi assist, Joao Cancelo, dia jadi pemain keempat City yang mencatatkan 10 assists musim ini.

Man City pun jadi satu-satunya tim di lima liga top Eropa yang memiliki empat atau lebih pemain yang mencapai 10 assists musim ini di seluruh kompetisi. Satu bukti City tak pernah kehabisan ide menciptakan peluang.

Ancaman Situasi Bola Mati

Ketika Man City sudah unggul atas Newcastle gol terus berdatangan. Laporte mencetak gol dan jadi gol keempat di Premier League musim ini, sebelum Rodri turut mencetak gol. Perbedaan selisih gol pun tak jadi masalah untuk City.

Belum lagi dari Kevin De Bruyne yang sudah terlibat 16 gol dari 17 laga Premier League terakhirnya (sembilan gol dan tujuh assists).

Gol Rodri dan Laporte jadi gol ke-20 City yang diciptakan dari situasi bola mati di Premier League musim ini, tidak termasuk penalti. Tidak hanya handal pada situasi bola mati, City bahkan baru kebobolan satu gol dari skema tersebut. Lagi, bukti City dapat mencetak gol dengan berbagai cara.

Laju Manchester City

Dengan fokus sepenuhnya di Premier League Man City tak punya alasan untuk mengendurkan ritme bermain. Sejak imbang 2-2 melawan Liverpool City hanya kebobolan satu gol, serta mencetak 17 gol dalam kurun waktu empat laga.

Jika Liverpool memenangi tiga laga tersisa maka City butuh setidaknya tujuh poin dari sembilan poin yang tersedia.

Pada tiga laga terakhirnya Man City akan menghadapi Wolverhampton Wanderers (12/05), West Ham United (15/05), dan Aston Villa (22/05). Sementara Liverpool melawan Aston Villa (11/05), Southampton (18/05), dan Wolves (22/05).