Stamford Bridge Tak Lagi Menyeramkan

DBasia.news –  Chelsea gagal meraih poin penuh saat menjamu Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Premier League 2021-2022 di Stamford Bridge, Kamis (30/12) dini hari WIB. Hasil ini kian menegaskan memudarnya keangkeran markas The Blues tersebut.

Duel Chelsea dan Brighton yang berlangsung sengit berakhir dengan skor imbang 1-1. Hasil ini membuat Manchester City kian menjauh di puncak klasemen.

Chelsea mengawali laga dengan baik saat Romelu Lukaku mampu memecah kebuntuan pada menit ke-28. Namun Brighton secara dramatis mampu menyamakan kedudukan pada masa injury time lewat sundulan Danny Welbeck.

Skor 1-1 merupakan yang keempat diraih Chelsea dalam lima laga kandang terakhirnya di Stamford Bridge. Hasil serupa juga didapatkan saat menjamu Burnley, Manchester United, dan Everton.

Dari lima laga kandang terakhir, Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan. Hasil itu diraih saat mengalahkan Leeds United dengan skor 3-2.

Itu artinya Chelsea sudah kehilangan delapan poin dalam periode tersebut. Jumlah tersebut sama dengan selisih poin mereka dengan Manchester City saat ini.

Secara keseluruhan, rekor kandang Chelsea pada Premier League 2021-2022 memang tak terlalu baik. Tim asuhan Thomas Tuchel bahkan lebih banyak meraih poin dari laga kandang.

Chelsea sejauh ini sudah melakoni sepuluh laga kandang dan sepuluh laga tandang. Tim asal London itu mengemas 42 poin hasil 12 kemenangan, enam kali imbang, dan dua kali kalah.

Chelsea hanya mampu meraih 19 poin dari laga kandang. Rinciannya yaitu lima kemenangan, empat kali imbang, dan satu kali kalah.

Sementara 23 poin sisanya diraih dari laga tandang. Chelsea mampu mengemas tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kali kalah saat melawat ke markas lawan.

“Sangat membuat frustrasi dan sangat mengecewakan karena kami memiliki peluang yang cukup besar. Para pemain benar-benar kelelahan dan itu sama setiap hari pertandingan,” kata Tuchel kepada Amazon Prime.

“Kami perlu mencerna ini dan tidak membicarakan pertandingan berikutnya.”

Tuchel tentu menyadari kekurangan ini. Namun ia juga tak bisa berbuat banyak karena Chelsea sempat diterpa badai COVID-19 yang membuat sejumlah pemain kunci absen di tengah jadwal padat.