Sergio Busquet Tolak Pertikaian Internal jadi Faktor Kekalahan Barca di Copa del Rey

DBasia.news –  Gelandang Barcelona, Sergio Busquets, menampik pandangan yang menyebut konflik antara Lionel Messi dan Eric Abidal menjadi alasan El Barca kalah 1-0 kontra Athletic Bilbao pada babak perempat final Copa del Rey, di San Mames, Jumat (7/2) dini hari WIB.

Barcelona tersingkir pada babak perempat final usai kalah tipis 1-0 dari Athletic Bilbao. Gol semata wayang tuan rumah dikreasikan Inaki Williams pada akhir laga.

Beberapa pihak menuding Barcelona tidak bisa menang karena sedang mengalami konflik internal. Dua sosok yang terlibat adalah Eric Abidal dan Lionel Messi.

Dua isu utama yang membuat kedua figur itu berseberangan adalah soal masa depan Messi dan alasan Ernesto Valverde dipecat. Meski demikian, Busquets tidak membenarkan kabar tersebut.

“Kami hanya fokus pada sisi olahraga. Kami menang pada pertadingan terakhir di liga, tetapi itu tidak terjadi hari ini,” terang Busquets seperti dilaporkan Goal.

“Ini hari yang menyedihkan bagi semua orang. Kami tidak ingin tersingkir,” sambung jebolan akademi Barcelona tersebut.

“Kami punya dua kompetisi tersisa. Kami harus terus berjuang. Kami harus terus meneruskan. Semua orang marah karena kami melakukan hal-hal dengan baik,” ulasnya.

Dengan fakta Real Madrid juga tersingkir, itu akan menjadi yang pertama kalinya sejak 2003 tidak ada satu pun dari El Real, Valencia, Barca, dan Atletico Madrid yang tampil pada babak empat besar.

“Kami layak lolos, namun ini adalah Copa del Rey yang baru. Dalam satu momen yang terisolasi, itu bisa lolos dari dekapan Anda,” kata Busquets.

“Satu umpan silang berakhir di bagian belakang gawang. Kami berhasil mengelola pertandingan dengan baik. Kami tahu bagaimana cara menderita, namun karena satu detail, Anda akan tersingkir.”