Segala Cara Dilakukan Tottenham Hotspur untuk Pertahankan Kane

DBasia.news – Tottenham Hotspur melakukan berbagai cara untuk menghalangi kepindahan Harry Kane ke Manchester United. Satu di antara jalan yang diambil adalah dengan menaikkan harga sang pemain.

Harry Kane adalah penyerang terbaik yang dimiliki tim nasional Inggris saat ini. Pada musim ini, Kane mengemas 17 gol plus dua assist dalam 25 pertandingan. Ia juga pernah menjadi pencetak gol terbanyak pada Premier League (2015-2016, 2016-2017) dan Piala Dunia 2018.

Meski demikian, Kane yang sudah berumur 26 tahun belum pernah meraih gelar apa pun. Prestasi terbaiknya adalah membawa Tottenham hingga final Liga Champions 2018-2019.

Situasi tersebut membuat sang striker ingin angkat kaki dari The Lilywhites. Harry Kane ingin hengkang ke klub lebih bergengsi dan memperbesar kans memenangi titel.

Manchester United langsung mengumpulkan informasi soal Harry Kane. The Red Devils menilai, Kane akan menjadi solusi yang tepat untuk posisi penyerang tengah. Dengan begitu, Man United tidak perlu memermanenkan Odion Ighalo.

Namun, Tottenham memasang pagar tinggi. Daniel Levy selaku pemilik Tottenham tidak ingin menjual Kane ke klub Premier League. Levy merasa, transaksi tersebut hanya akan memperkuat rival langsung mereka di kompetisi domestik.

Tottenham pun memasang banderol tinggi untuk Kane. Mantan pemain Leicester City tersebut dihargai 200 juta pounds. Jumlah tersebut akan menjadikan Kane sebagai pemain termahal di dunia mengalahkan Neymar yang dijual Barcelona ke Paris Saint-Germain pada angka 198 juta pounds.

Manchester United mundur perlahan usai mendengar angka tersebut. Keuangan The Red Devils sedang sulit karena pandemi virus corona.

Setelah strategi berhasil, Tottenham langsung memberikan diskon kepada peminat Kane. The Lilywhites menilai, sulit mempertahankan Kane karena sang pemain punya keinginan kuat angkat kaki.

Calciomercato mewartakan, harga Harry Kane dipangkas hingga 50 persen atau setara 100 juta pounds. Dua klub yang berminat berasal dari luar Inggris yakni Real Madrid dan Juventus.