Rivalitas Arema dan Persebaya yang Adem di Liga 1 Putri

DBasia.news –  Kompetisi Liga 1 Putri tahun ini benar-benar memberi warna yang jauh berbeda. Seperti yang tergambar dalam pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Senin (7/10). Meski berbalut rivalitas tinggi, pertemuan dalam Derby Jawa Timur itu berlangsung penuh kesejukan dengan pemandangan yang adem ayem.

Pertandingan itu sendiri sengaja dipindahkan oleh Arema FC, semata-mata demi keamanan. Tim Singo Edan tidak mau nama besar mereka kembali tercoreng olah ulah segelintir suporter yang melakukan teror pada tim Persebaya Putri.

Oleh karena itu, pertandingan yang seharusnya digelar di Stadion Brantas Kota Batu, harus dipindahkan. Pemindahan Derby Jatim pada tim putri di Markas TNI Arhanud, juga dilakukan secara rahasia, demi memproteksi berbagai potensi gangguan yang bisa terjadi.

“Intinya, kami sangat ingin menjadi tuan rumah yang baik. Itu adalah target kami yang pertama di seri pertama Liga 1 Putri ini, selain target poin untuk tim,” tandas Manajer tim Arema FC putri, Fuad Ardiansyah.

Permainan yang fair play tergambar jelas pada Derby yang dimenangkan Arema FC dengan skor 2-0 itu. Tim Persebaya putri juga merasa nyaman dengan lingkungan di area militer yang memang terbatas bagi masyarakat umum, sehingga dengan bangga menampilkan permainan terbaik lewat Jersey hijau kebanggaannya.

“Tapi pemindahan tempat pertandingan ini hanya untuk Derby Jatim saja. Setelah ini, pertandingan tetap berlangsung di Stadion Brantas, sampai seri pertama selesai,” tambahnya.