Reaksi Jose Mourinho Sikapi Nasib Tragis Tottenham Hotspur di Liga Europa

DBasia.news – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho tak bisa menyembunyikan kemarahannya setelah timnya tersingkir secara tragis di babak 16 besar Liga Eropa musim 2020/2021.

Tottenham Hotspur tersingkir setelah kalah 3-0 dari Dinamo Zagreb pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2020-2021, di Stadion Maksimir, Jumat (19/3). Meski menang dengan skor 2-0 pada leg pertama, tetapi hasilnya adalah pil pahit untuk Tottenham. Mislav Orsic menjadi mimpi buruk setelah mencetak hat-trick.

“Jika saya melupakan menit-menit terakhir pada perpanjangan waktu, di mana kami melakukan sesuatu untuk mendapatkan hasil yang berbeda dan lolos, dalam 90 menit dan babak pertama perpanjangan waktu adalah satu tim yang memutuskan meninggalkan segalanya di lapangan,” ujar Mourinho kepada BT Sport.

“Mereka meninggalkan keringat, energi, dan darah. Pada akhirnya mereka bahkan meninggalkan air mata kebahagiaan.”

Hasil tersebut membuat Jose Mourinho sulit berkata-kata. Menurutnya, apa yang dirasakan lebih dari kesedihan.

“Apa yang saya rasakan jauh lebih dari kesedihan. Saya baru saja meninggalkan ruang ganti Dinamo di mana memuji para pemain. Saya merasa menyesal satu di antara tim tidak memenangi pertandingan berdasarkan sikap dan kompromi. Saya merasa lebih dari sedih,” katanya.

Hanya Bisa Meminta Maaf

Jose Mourinho tidak menampik hasil ini akan mengecewakan untuk para suporter. The Special One hanya bisa meminta maaf.

“Saya hanya bisa meminta maaf kepada pendukung Tottenham Hotspur. Saya berharap mereka merasakan hal yang sama dengan saya,” tutur Mourinho.

“Hari ini adalah laga hidup atau mati dan kami mati. Dalam beberapa laga lain, saya memiliki perasaan yang sama. Hingga hari terakhir musim ini kami harus mencoba melakukan yang terbaik.”