Presiden PSG Tanggapi Isu Konspirasi dengan UEFA guna Mengakali FFP

Nasser Al-Khelaifi

DBasia.news – Nasser Al-Khelaifi, Pemilik Paris Saint-Germain (PSG), akhirnya angkat bicara mengenai tudingan konspirasi dengan UEFA untuk mengakali isu FFP (Financial Fair Play) yang dibocorkan Football Leaks dari media yang bermarkas di Jerman, Der Spiegel.

Beberapa waktu lalu, laporan mengenai sejumlah klub yang menyogok UEFA terkait FFP terungkap. Football Leaks mengungkapkan laporan tersebut melalui Mediapart.

Dalam laporan tersebut, Football Leak menyebut beberapa klub top Eropa. Nama PSG termasuk satu di antara yang masuk ke dalam daftar tersebut.

PSG dituding mencurangi aturan FFP agar lolos dari sanksi UEFA. Bahkan, sejumlah aturan dilanggar oleh klub yang bermarkas di Stadion Parc des Princes tersebut.

Selain PSG, Manchester City juga terkena tuduhan yang sama. Keduanya dikabarkan menyogok petinggi UEFA pada Mei 2014 di kantor cabang masing-masing.

Menanggapi tuduhan tersebut, PSG merasa tidak bersalah. Dalam pernyataan resmi klub, Nasser Al-Khelaifi menganggap tuduhan itu tidak beralasan.

“PSG selalu bekerja dengan hukum yang berlaku. Kami tidak pernah melanggar aturan yang ditetapkan oleh institusi olahraga,” ujar Nasser Al-Khelaifi kepada RMC Sport.

“Sejujurnya, saya tidak terlalu memedulikan laporan tersebut. Saya tidak melihat atau membaca laporan Football Leaks yang tidak relevan.”

“Menurut saya, laporan tersebut tidak beguna untuk PSG. Yang harus kami pikirkan adalah bagaimana cara memenangi laga selanjutnya,” imbuh sang presiden.

Selanjutnya, PSG memang diadang lawan cukup berat. Neymar dan kawan-kawan bakal bertandang ke markas AS Monaco pada laga lanjutan Ligue 1 2018-2019.