Premier League Tak Setuju dengan Aturan Lima Pergantian Pemain

DBasia.news – Aturan pergantian lima pemain tidak akan dilakukan Premier league lagi pada musim 2020-2021. Seluruh tim sudah sepakat untuk kembali ke aturan lama yaitu maksimal tiga pergantian pemain.

Aturan lima pergantian diterapkan mayoritas liga-liga dunia pada masa pandemi. Hal itu merupakan gagasan dari FIFA yang disetujui Dewan Asosiasi Sepak bola Internasional (IFAB).

Maksud tujuan aturan ini adalah mencegah pemain dari ancaman cedera. Jadwal kompetisi memang dipadatkan selama masa pandemi untuk memangkas waktu pelaksanaan yang telah molor.

IFAB kemudian menyarankan regulasi ini terus dijalankan hingga tahun 2021. Tujuannya sama yaitu menghindari pemain dari kelelahan yang bisa membuat mereka mudah terinfeksi virus corona.

Namun ide tersebut ditolak Premier League. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Kamis (6/8) waktu setempat.

“Klub setuju untuk kembali menggunakan hingga tiga pemain pengganti per pertandingan, dengan maksimal tujuh pemain pengganti di bangku cadangan,” bunyi pernyataan resmi Premier League.

Aturan pergantian lima pemain memang banyak menuai kritik. Hal ini dianggap menguntungkan tim-tim besar yang memiliki materi pemain merata.

Selain itu, Premier League juga akan menghapus kebijakan water break. Jeda waktu untuk minum sejenak di tiap babak tidak akan berlaku lagi karena Inggris sudah melewati puncak musim panas.

Premier League 2020-2021 akan dimulai pada 19 September mendatang. Persaingan diprediksi semakin ketat karena tim-tim tradisional seperti Manchester United, Chelsea, dan Arsenal menunjukkan progres bersama manajer masing-masing.