Persib Tetap Ikut Piala Indonesia 2018

Teddy Tjahjono

DBasia.news – Persib Bandung memastikan akan tetap mengikuti turnamen bertajuk Piala Indonesia 2018. Kepastian itu diungkapkan secara langsung oleh Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana Bandung.

Menurut Teddy, gelaran Piala Indonesia 2018 harus tetap dijalani timnya karena diadakan oleh PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia.

Bahkan dikatakan Teddy, pelatih Mario Gomez pun menyatakan kesiapannya meski sebelumnya sempat menolak karena jadwal pertandingan babak 128 besar melawan PSKC Cimahi digelar pada 15 Agustus.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Gomez bahwa turnamen yang diakui PSSI dan diadakan PSSI harus diikuti. Kami harus tunduk ke PSSI. Jadi kami harus taat aturan dan bakal terlibat di Piala Indonesia 2018,” ujar Teddy.

Akan tetapi, lanjut Teddy, dalam menghadapi PSKC Cimahi yang rencananya akan dihelat di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya itu, timnya tidak akan berkekuatan penuh.

 

Persib Bandung 


“Kami sudah kumpulkan bahwa melawan PSKC akan diperkuat 15-16 pemain. Kemungkinan diisi oleh pemain lokal saja,” katanya.

Penetapan pemain lokal itu, dikatakan Teddy bukan untuk meremehkan PSKC yang merupakan peserta Liga 3, namun karena para pemain asingnya sudah terlanjur membeli tiket untuk berlibur seiring dihentikannya kompetisi Liga 1 karena adanya gelaran Asian Games 2018.

“Pada saat perubahan jadwal keluar, tim pelatih sudah memutuskan libur setelah melawan Mitra Kukar. Sehingga akhir solusinya pemain lokal yang memang tinggal disini yang main,” tegasnya.

Meski hanya diperkuat pemain lokal, Teddy tetap menargetkan timnya untuk bisa meraih kemenangan. Terlebih kabarnya bila berhasil menjadi juara di Piala Indonesia, tim tersebut bisa tampil di AFC Cup musim depan.

“Itu yang saya dengar dari federasi. Tapikan kita tidak tahu jadwal Piala Indonesia sementara jadwal Liga 1 sudah ada sampai 10 Desember. Artinya nanti akan kita sesuaikan dengan jadwal Liga 1.

“Kita pasti rotasi, karena pasti ada rotasi karena jadwalnya berdekatan. Kita pasti pengen yang paling maksimal. Prioritas tetap Liga 1. Tergantung nanti jadwal dan lawan siapanya,” pungkasnya.