Persebaya Kritik Jadwal Liga 1 Putri

DBasia.news –  Persebaya Surabaya melayangkan kritik atas penetapan jadwal Liga 1 Putri.

Apalagi, hal itu tampak relevan dengan jebloknya performa tim Bajul Ijo. Tiga kali berlaga di Grup B, Persebaya belum meraih satu poin pun dengan mengalami kekalahan.

Terakhir, kekalahan telak harus mereka alami. Setelah takluk 0-2 di tangan Arema FC dan 0-1 melawan PSM Makassar, Persebaya harus menjadi lumbung gol bagi kebangkitan Bali United enam gol tanpa balas di Lapangan Agrowisata Kusuma Kota Batu, Kamis (10/10) siang.

“Dalam situasi apa pun, jelas stamina tidak mampu. Meski dengan persiapan lama pun, jelas tidak mampu bagi perempuan,” kata Pelatih Persebaya, Ridwan setelah pertandingan.

Tak hanya itu, Persebaya juga menyoroti atas penetapan jadwal kick-off yang sangat menyiksa. Dalam dua kali laga, tim asal Kota Pahlawan itu mendapat slot bertanding di siang hari, pada pukul 13:00 WIB.

“Bertanding dengan jarak satu hari, tidak sampai 24 jam, sudah ada Petandingan lagi. Apalagi, bermain pada jam jam 1 (siang). Jelas tidak bisa,” imbuhnya.

“Ini harus menjadi koreksi bagi PSSI. Karena ini sudah Liga 1 atau kompetisi, sudah bukan lagi kejuaraan seperti Piala Pertiwi atau semacamnya,” timpal Kapten tim, Lilla Puspita.

Tiga kali bertanding yang berakhir kekalahan, jelas membuat posisi Persebaya kian sulit. Persebaya terkunci di dasar klasemen Grup B tanpa peraih satu poin pun, di bawah Persipura (9 poin), Arema FC (6), Bali United (6) dan PSM (4).