Pep Guardiola Dinilai Tak Bisa Naikkan Kualitas Pemain Bertahan

DBasia.news – Pep Guardiola diakui sebagai salah satu pelatih terbaik dunia. Namun manajer berkewarganegaraan Spanyol itu dinilai tak bisa meningkatkan kualitas para pemain bertahan.

Hal itu diungkapkan oleh mantan pemain Manchester City, Sylvain Distin. Ia menjadikan John Stones sebagai contoh.

Penampilan Stones dianggap tak mengalami banyak kemajuan sejak didatangkan pada 2016. Padahal pemain berusia 25 tahun itu sempat digadang-gadang sebagai bek masa depan Timnas Inggris ketika memperkuat Everton.

“Bukan saya tidak menghormatinya, ia adalah pelatih unggulan. Tapi akankah Guardiola membuat (Stones) lebih baik sebagai bek? Saya tidak bisa melihatnya,” kata Distin dikutip dari Sky Sports.

“Dia (Guardiola) dapat membuat pemain lebih baik. Namun untuk bek? Saya tidak melihat hal itu terjadi.”

Menurut Distin, strategi penguasaan bola yang diterapkan Guardiola menjadi penyebabnya. Para bek tengah jadi kehilangan naluri dalam bertahan.

“Saya tidak yakin Stones punya karakter kuat saat bertahan. Sebagai bek modern dia memang luar biasa Saat memegang bola, sangat percaya diri,” tambahnya.

Apa yang dikatakan Distin cukup masuk akal. Guardiola lebih senang memilih pemaian yang bisa memegang dan mengoper bola dengan baik.

Mantan manajer Barcelona itu bahkan tak jarang memainkan seorang gelandang sebagai bek tengah. Nama-nama seperti Javier Mascherano, Javi Martinez, hingga Fernandinho pernah merasakannya.