DBAsia News

Paulo Sergio Bicara Kedekatan dengan Ronaldo

DBasia.news –  Gelandang Bali United, Paulo Sergio mendapat sorotan dari media Portugal, usai kembali berprestasi di sepak bola Indonesia.

Terbaru Paulo Sergio memastikan gelar juara Liga 1 2019 bersama skuat Bali United. Gelar dipastikan di laga ke-30 ketika mengalahkan Semen Padang 2-0.

Gelar juara tersebut menjadi yang kedua bagi Paulo Sergio di Liga Indonesia. Pada musim 2017, ia merasakan gelar juara bersama Bhayangkara FC disamping menyandang predikat pemain terbaik.

“Ini adalah hal bersejarah. Klub tidak pernah berpikir menjadi juara. Tahun lalu berakhir di posisi ke-11 jadi tujuan tahun ini berada di lima besar. Tapi kami akhirnya punya musim yang fantastis dan gelar melebihi harapan kami,” kata Paulo Sergio dalam wawancara dengan Sapo Desporto.

Paulo Sergio menyebut keberhasilan Bali United karena faktor kekeluargaan. “Terlepas adanya beberapa laga yang kurang sukses, kami selalu berada di kapan yang sama dan kami saling mendukung. Kemudian ada kebahagian dalam semua orang ketika bekerja dan pergi berlatih. Saya pikir itu rahasia kesuksesan kami,” jelasnya.

Paulo Sergio juga bicara soal kehidupan di Bali, termasuk di Jakarta kala membela Bhayangkara FC. Ia mengaku mendapat banyak rasa sayang dari para fans. Paulo Sergio juga menceritakan pengalaman ketika bermain untuk klub Brunei DPMM FC.

Media tersebut menyinggung karier awal Paulo Sergio. Seperti diketahui, Paulo Sergio pernah berlatih bersama dengan nama beken seperti Ricardo Quaresma, Hugo Viana, Miguel Garcia, dan Cristiano Ronaldo ketika di Sporting.

“Ronaldo sudah menonjol saat ini dan punya perilaku sangat profesional dan sangat fokus. Seperti saudara bagi saya, kami selalu bersama. Bahkan tinggal bersama saya.”

Paulo Sergio merasa sikap terburu-buru dan tak sabar yang membuat kariernya tak seperti Ronaldo. “Mungkin karena temperamen, terburu-buru ingin bermain dan tidak mau menunggu saat yang tepat.”

“Ketika itu, tim Sporting sangat kuat, memiliki Pedro Barbosa, Joao Pinto, Sa Pinto, Jarde. Pada saat itu, saya ingin menikmati sepak bola. Jika saya punya kesabaran dan menunggu sedikit lebih lama, seperti halnya Miguel Garcia, yang kemudian mendapat kesempatan, mungkin karier bisa berbeda. Saya tidak menyesal dengan pilihan saya dan senang dengan perjalanan karier saya,” ujar Paulo Sergio.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?