Patrice Evra dan Cristiano Ronaldo yang Sarankan Manchester United Rekrut Bruno Fernandes

DBasia.news – Mantan bek Manchester United, Patrice Evra mengklaim ia dan Cristiano Ronaldo yang merekomendasikan Bruno Fernandes pada manajer Ole Gunnar Solskjaer jelang kepindahan sang gelandang pada Januari kemarin.

Fernandes pada akhirnya mengamankan transfer ke Old Trafford di musim dingin, dengan ia merapat dari Sporting CP setelah ditebus di angka 55 juta euro.

Sang gelandang kemudian tampil impresif bersama klub barunya dan dengan cepat menjadi pemain kunci di bawah arahan Ole.

Fernandes telah mengemas 12 gol dari 22 penampilannya untuk klub, membantu Setan Merah finis di peringkat ketiga di tabel klasemen akhir Liga Primer Inggris selagi juga mencapai semi-final Piala FA dan Liga Europa.

Dan Evra menekankan, meski United belum siap untuk menantang gelar Liga Primer, kedatangan Fernandes telah membantu klub tersebut menuju ke arah yang tepat.

“United belum bisa menyaingi Liverpool atau Man City. Belum. Selama ini sudah ada banyak kerusakan namun kita sedang menuju ke arah yang benar,” kata Evra kepada The Guardian.

“Ketika mereka ingin mendatangkan Bruno Fernandes, Ole berkirim pesan pada saya. Saya kemudian meminta saran dari Cristiano Ronaldo. Cristiano berkata: ‘Bruno adalah pribadi yang bagus dan sangat profesional.’

“Saya balas: ‘Ole, saya sudah bicara dengan Cristiano. Kejar dia.’ Dan Fernandes menghadirkan impak luar biasa. Tanpa dia, saya tidak yakin kita akan lolos ke Liga Champions.”

Sementara impak Fernandes di lapangan terasa nyata, Evra menilai itu justru bukan yang terpenting. Dengan Fernandes yang kini jadi pemain kunci, Evra menilai Paul Pogba sekarang bisa bermain lebih bebas berkat dia.

“Paul benar-benar salah paham. Orang-orang lebih banyak membicarakan gaya rambutnya tapi dia pemain yang hebat, sebenarnya dia orang pemalu,” lanjut Evra.

“Penting bagi Fernandes untuk melepaskan perhatian dari Paul. Dahulu tidaklah adil. Paul adalah pribadi yang bahagia dan kita sudah sangat dekat untuk sekian lama. Dia mengontak saya lewat Facetime kemarin pada 11:30 malam. Saya bilang: ‘Paul saya sedang di kasur. Biarkan saya tidur’.”

Evra juga meyakini bahwa Ole adalah sosok yang tepat untuk mengembalikan United meraih gelar. Ia melanjutkan: “United telah lolos ke Liga Champions. Itu bukan pencapaian besar namun itu progres yang masif mengingat dari mana kita memulai.

“Saya suka Ole. Di satu pertandingan ketika kami di bangku cadangan dan saat saya mulai bicara dengannya. Dia bilang: ‘Patrice, saya sedang fokus’.

“Dia ingin menganalisis semuanya jadi dia tahu bek mana yang kelelahan. Itulah mengapa kami menjulukinya the Babyfaced Assassin. Dia membantu United menjuarai Liga Champions [sebagai pemain pada 1999] dengan cara tersebut.”