Neymar Rela Gajinya Dipotong untuk Kembali ke Barcelona

Neymar

DBasia.news –  Hasrat Neymar untuk kembali ke Barcelona dan meninggalkan PSG (Paris Saint-Germain) semakin menjadi kenyataan setiap harinya. Bahkan, Neymar rela memangkas gajinya agar bisa kembali bermain di Barcelona.

Paris Saint-Germain dilaporkan membuka pintu negosiasi soal Neymar pada bursa transfer musim panas 2019. PSG mematok harga 200 juta euro untuk pemain 27 tahun itu.

Direktur olahraga PSG, Leonardo, mengungkapkan Neymar telah melakukan kesalahan. Situasi kian sulit karena sang pemain telah berbohong terkait kondisi cedera hanya untuk mangkir dari pertandingan Les Parisiens.

“Neymar telah melakukan kesalahan. Sebelumnya, saya tidak mengenalnya. Seiring berjalannya waktu, saya mulai memahami Neymar. Jujur, saya pikir dia adalah pria yang baik dan pemain yang hebat ketika bertanding,” ujar Leonardo seperti dilaporkan RMC Sport.

“Cedera itu sangatlah sederhana. Dia sudah diperiksa dokter dan ahli operasi terbaik di dunia pada awal musim. Hasilnya, cedera tersebut telah pulih,” imbuh mantan pelatih Inter Milan tersebut.

“Itu adalah kesalahan ketika berbicara dia diasingkan dari tim. Kami harus menganalisis dan mengurusi segalanya sebelum dia bisa kembali bermain.”

Sejauh ini, Real Madrid dan Barcelona adalah dua tim yang paling tertarik dengan Neymar. Kedua klub tersebut telah melakukan penawaran dengan memasukkan pemain lain guna menekan harga.

Menghadapi dua pilihan, Neymar dilaporkan lebih condong ke Barcelona. Bahkan, Neymar tak masalah jika harus menerima haji lebih sedikit dari apa yang diterimanya saat ini.

Mantan pemain Santos tersebut menerima upah 36.8 juta euro per musim di Paris Saint-Germain. Sedangkan, Barcelona hanya sanggup memberikan gaji 14,9 juta euro per musim.

Satu di antara penyebab Neymar ingin kembali ke Barcelona adalah dorongan bermain bersama Lionel Messi dan Luis Suarez. Ketika masih bermain bersama, trio MSN disebut-sebut sebagai satu di antara barisan penyerang terbaik di dunia.