Neymar Menjadi Sosok Inspirasi Rekannya untuk Melaju ke Semifinal

DBasia.news – Neymar tidak mampu mencetak poin saat Paris-saint Germain tumbangkan Atalanta dengan skor 2-1 pada perempat final Liga Champions 2019-2020, Kamis (13/8) dini hari WIB. Meski begitu, bintang Brasil tersebut ternyata menjadi inspirasi bagi rekan satu tim untuk melaju ke semifinal.

Sejak awal pertandingan, Neymar merupakan tumpuan serangan PSG. Absennya Kylian Mbappe membuat beban mantan pemain Barcelona itu lebih berat.

Neymar terlihat terbebani saat tak bisa menyelesaikan peluang emas saat laga baru berjalan tiga menit. Ia yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Atalanta seperti ragu-ragu sehingga tembakannya melebar.

Beban Neymar kian berat setelah PSG tertinggal lebih dulu dari Atalanta. Mario Pasalic membobol gawang PSG pada menit ke-27.

Namun hal itu tak menggoyahkan mental Neymar. Ia berkali-kali melakukan aksi individu untuk mencetak gol balasan yang membuat pertahanan Atalanta kerepotan.

PSG akhirnya membalikkan kedudukan lewat dua gol di penghujung pertandingan. Neymar berperan penting dalam kedua gol tersebut.

Ia memberi assist kepada Marquinhos untuk menyamakan kedudukan. Tak lama kemudian, umpan kuncinya diteruskan Mbappe kepada Eric Maxim Choupo-Moting.

“Kami tidak pernah menyerah, bahkan dalam keadaan sulit. Keinginan bahwa saya harus memenangkan Liga Champions sudah ada jauh sebelum pertandingan ini, memang tidak pernah hilang,” kata Neymar usai laga kepada RMC Sport.

Neymar juga tercatat melakukan 16 dribel sukses dalam pertandingan ini. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak dibuat pemain dalam satu laga di Liga Champions musim ini.

Sebelumnya, rekor ini dipegang Lionel Messi dan Lorenzo Insigne. Kedua pemain membukukan sebelas dribel sukses.

Hebatnya, Neymar kini memegang rekor dribel terbanyak dalam satu laga Liga Champions selama empat musim beruntun. Catatan terbaik sebelumnya dibuat pada perempat final 2016-2017 saat membukukan 15 dribel sukses kontra Juventus.

Hal ini menandakan Neymar tak cuma pandai mengelabui lawan. Ia menjadikan kelebihannya itu sebagai senjata untuk membantu timnya memenangi pertandingan.

PSG tentu berharap permainan Neymar tetap konsisten pada babak semifinal mendatang. Klub kaya Prancis itu akan menghadapi salah satu dari RB Leipzig atau Atletico Madrid.