DBasia.news – Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengakui timnya bermain buruk saat kalah 0-2 dari Arsenal pada semifinal Piala FA di Wembley, Minggu (19/7/2020) dini hari WIB.
Manchester City tak berdaya usai kalah 2-0 ketika melawan Arsenal pada babak semifinal Piala FA, di Stadion Wembley, Minggu (19/7) dini hari WIB. Dua gol Arsenal dikreasikan Pierre-Emerick Aubameyang.
Hasil tersebut di luar dugaan. Sebab, Manchester City diunggulkan meraih kemenangan. Selain itu, pada pertemuan terakhir, The Citizens menang dengan skor telak 3-0.
“Kami tidak menampilkan performa yang baik. Kami tidak cukup siap,” ujar Guardiola seperti diwartakan Goal.
“Jika Anda tidak tampil selama 90 menit di semifinal, itu bisa terjadi. Man City tidak tampil baik, namun kami juga manusia. Lawan bermain bagus dan terkadang itu terjadi.”
“Satu-satunya penyesalan adalah kami tidak tampil baik pada babak pertama seperti babak kedua. Kami mengubah taktik, namun tidak bisa melakukannya,” papar Guardiola.
Dari sisi peluang, sejatinya Manchester City meraih lebih banyak (12 peluang). Namun, dari jumlah tersebut, hanya dua yang mengarah ke gawang.
“Saya mengatakan pada saat istirahat kami masih punya waktu. Kami mengubah sesuatu dari sisi mental dan agresif,” kata Guardiola.
“Kesalahan di depan gawang sering terjadi. Namun, hari ini alasannya bukan itu.”
Kini, satu-satunya harapan Manchester City meraih gelar pada musim ini adalah di Liga Champions. Sergio Aguero dan kawan-kawan akan menghadapi Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar dengan keunggulan agregat 2-1.
-
Sergio Aguero Bicara Persaingan Man City Dan Liverpool Musim Ini
-
Conte Bongkar Rahasia Tumbangkan Manchester City
-
Manchester City Menang di Menit-menit Akhir, Pep Guardiola: Kok Tumben
-
Usai Man City Susah Payah Taklukkan Arsenal, Ini Kata Pep Guardiola
-
Manchester City Tawarkan Barter Jika Barcelona Ingin Ferran Torres