Larangan Transfer Jadi Senjata Manchester United Saingi Manchester City

Manchester United

DBasia.news – Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengaku pasukannya jauh tertinggal dari Manchester City.

Meski begitu, Mourinho menilai U masih punya peluang memangkas kesenjangan kualitas dengan Man City.

Manchester United belum memenangi gelar Premier League sejak musim 2012-2013. Sedangkan, pada musim ini Romelu Lukaku dan kawan-kawan berjarak 18 poin dari pemimpin klasemen, Manchester City.

Satu di antara faktor yang membuat kualitas Manchester United dan Manchester City berbeda adalah aktivitas kedua tim di bursa transfer. The Red Devils kerap kesulitan saat ingin memboyong pemain anyar, sedangkan Man City mendapatkan pemain yang diinginkan dengan kekuatan finansial di atas rata-rata.

Jose Mourinho


Namun, saat ini, Manchester City sedang dalam penyelidikan UEFA karena diduga melanggar FFP. Satu di antara hukuman yang mungkin diterima adalah larangan beraktivitas di bursa transfer.

“Itu tidak hanya tergantung dari evolusi kami, namun juga tim lain. Jika tim di atas kami terus mengarah ke arah yang sama, dan ambisi serta investasi terus menerus, itu adalah suatu hal,” ungkap Mourinho.

“Hal lain adalah ketika mereka berhenti, atau jika Financial Fair Play membuat mereka berhenti, kemudian kami bisa menutup celah lebih banyak. Dunia penuh dengan kabar dan saya tidak pernah mengetahui apakah itu benar atau tidak. Itu bukanlah tugas saya untuk menganalisis kebenaran berita tersebut.”

Jose Mourinho dikabarkan sempat terlibat perang dingin dengan para petinggi Manchester United setelah keinginannya memboyong bek berpengalam tidak terwujud pada bursa transfer musim panas kemarin. Hal itu kerap menjadi dalih The Special One saat gawang Man United terlalu gampang dibobol lawan.