LaLiga Terbitkan Protokol untuk Klub agar Bisa Kembali Berlatih

DBasia.news –  LaLiga menyiapkan cara agar klub-klub bisa kembali berlatih sehingga bisa kembali berlaga dengan kondisi prima saat liga dilanjutkan. Protokol disiapkan LaLiga di tengah pandemi virus corona yang menghentikan sementara sepak bola dunia.

Sebagaimana dilansir dari Sport-English ada empat fase dalam protokol yang harus diikuti oleh klub-klub LaLiga. LaLiga dikabarkan telah berkomunikasi dengan 42 klub di LaLiga dan Divisi Segunda.

Isi pertemuan itu membahas protokol untuk klub-klub kembali berlatih meski saat ini masih di tengah pandemi virus corona. Ada empat fase yang dibuat oleh LaLiga.

Pada fase pertama adalah latihan rutin di rumah, lalu yang kedua latihan individu di pusat latihan klub masing-masing, bersiap dan kemudian mandi di rumah.

Lalu di fase ketiga adalah berlatih dengan grup-grup kecil sebelum memasuki fase final, berlatih dengan grup yang lebih besar. Itu akan jadi fase terakhir sebelum mulai kembali berkompetisi.

Dalam situasi tersebut, dikutip dari Sport, pemain-pemain akan tingal di hotel atau kediaman yang terisolasi. Akses akan dibatasi untuk staf tertentu dan itu bisa terjadi di tempat latihan seperti Real Madrid dan Villarreal yang memiliki hotel di area mereka.

Tidak hanya itu tes virus corona juga akan dilakukan kepada pemain dan staf kepelatihan yang diawasi langsung LaLiga. Tiga tes akan dilakukan sebelum berlatih individu, grup, dan kompetisi dimulai.

Apabila ditemukan pemain yang positif virus corona maka dia akan diisolasi dari grup dan yang lainnya tetap melanjutkan protokol.

LaLiga telah menyiapkannya, namun Quique Setien (pelatih Barcelona) dan Sergio Busquets (gelandang Barca) ragu protokol itu bisa berjalan dengan baik, mengingat masih banyaknya virus corona di Spanyol.

“Saya pikir ini (protokol) akan sulit untuk dilanjutkan. Saya rasa itu tidak bisa dilakukan,” ucap Busquets beberapa waktu lalu.

“Saya menunggu kabar baik. Saya pikir akan sulit untuk melanjutkan karena perjalanan menyatukan semua orang. Itu akan menjadi masalah.”

“Semua orang ingin siap ketika momen tiba. Sampai pihak berwenang dapat menjamin bahwa tidak ada masalah … Saya sudah membaca protokol LaLiga dan bagi saya sepertinya percuma, saya tidak berpikir itu bisa berlanjut. Semua aturan ini saya tidak berpikir mereka bisa mengaturnya,” tambah Setien.