Kesuksesan Inggris di Piala Eropa 2020 Akan Untungkan Man United

DBasia.news – Tim Nasional Inggris berpeluang mengakhiri masa paceklik gelarnya di Piala Eropa 2020. Andai hal itu terjadi, Manchester United akan turut mendapat keuntungan.

Inggris akan menghadapi Denmark pada laga semifinal di Stadion Wembley, Kamis (8/7) pukul 02.00 dini hari WIB. Jika menang, The Three Lions tinggal mengalahkan Italia dalam partai puncak untuk menggondol gelar juara.

Peluang Inggris untuk mewujudkan hal tersebut cukup terbuka. Tim asuhan Gareth Southgate sudah menemukan performa terbaiknya di turnamen ini.

Kesuksesan di Piala Eropa 2020 akan menimbulkan mental juara di skuat Inggris. Hal inilah yang nantinya terbawa ke level klub.

Hal itu diungkapkan langsung oleh mantan kapten Manchester United, Nemanja Vidic. Saat ini tiga penggawa Setan Merah yaitu Harry Maguire, Luke Shaw dan Marcus Rashford menjadi andalan Timnas Inggris.

“Memenangkan trofi adalah apa yang dilakukan pemain terbaik dan trofi meningkatkan kualitas seorang pemain. Di United, kami tidak memenangkan trofi selama beberapa tahun sebelum 2006,” kata Vidic kepada The Athletic.

“Para pemain benar-benar gugup sampai kami memenangkan Piala Liga. Begitu menang, kepercayaan diri dan energi berubah dan Kami lebih santai karena tahu bagaimana rasanya menang.”

Mental juara memang menjadi masalah terbesar yang dimiliki Manchester United asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Faktor inilah yang membuat mereka gagal menjuarai Premier League dan Liga Europa musim lalu meski sempat memimpin klasemen serta melaju ke final.

Manchester United secara keseluruhan memang sudah mengalami masa paceklik gelar cukup lama. Trofi Liga Europa 2016-2017 merupakan gelar terakhir yang diraih.

Sementara untuk dua gelar bergengsi yaitu Premier League dan Liga Champions, masa paceklik Manchester United lebih panjang. Mereka sudah hampir satu dekade tidak berhasil mendaratkan salah satu trofi tersebut ke Old Trafford.

Inggris memang diperkuat oleh pemain dari klub besar lain seperti Manchester City, Chelsea, dan Liverpool. Namun para pemain ketiga klub tersebut kini sudah memiliki mental juaranya usai berjaya dalam beberapa musim terakhir.