Kalteng Putra Ingin Terus Main di “Kandang”

Kalteng Putra

  DBasia.news –  Kalteng Putra bisa kembali ke kadang sebenarnya pada pertengahan putaran pertama Liga 1 2019. Hal yang tentunya sangat melegakan bagi tim Laskar Isen Mulang, setelah sempat menjadi musafir di awal kompetisi.

Kepulangan itu pun memberi dampak sangat besar secara psikologis. Terbukti, Kalteng Putra sukses melakukan aksi sapu bersih dalam dua pertandingan kandangnya, masing-masing 2-0 atas Semen Padang dan 4-2 saat menjamu Arema FC di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya.

“Tentu, kembalinya tim ini ke Palangkaraya sudah kami tunggu. Kehadiran suporter di stadion ini sangat membantu kami,” tutur pelatih Kalteng Putra, Gomes De Oliviera.

“Sebelumnya, kami kehilangan beberapa pertandingan saat bermain di luar (Palangkaraya). Jadi, situasi ini sangat positif bagi kami,” imbuhnya.

Pernyataan pelatih kelahiran Brasil itu memang benar adanya. Diakui atau tidak, kehadiran ribuan suporter sangat membantu mengangkat mentalitas tim dibanding saat bermain kandang, namun dengan segelintir suporter.

Fenomena itu sudah dialami Patrich Wanggai dkk. di awal kompetisi musim ini. Kalteng Putra hanya mencatat 1 angka dari 4 pertandingan kandang di Stadion Sutan Agung, Bantul.

Hasil imbang itu diraih saat menjamu Bali United dengan skor 2-2, serta tiga kali kalah dengan skor 0-1 saat menjamu Perseru Badak Lampung dan Borneo FC, serta ditaklukkan 0-2 oleh PSS Sleman.

“Kembalinya tim ini ke Kalteng, membuat ciri khas permainan dengan semangat bertarung yang tinggi sudah kembali. Senang rasanya. Sangat spesial, karena menghadapi Arema, tim yang besar dengan pemain berkualitasnya,” kata Gomes De Oliviera.”Jadi kemenangan ini bukan sembarangan. Karena Arema tim kuat, yang ada di papan atas juga. Kami berhasil menunjukkan kualitas tim ini sebenarnya. Dengan permainan yang cepat, kolektif, dan tampil dengan karakter fight kami,” pungkas Gomes.