Juventus Terancam Hukuman Degradasi ke Serie B

DBasia.news – Eksistensi Juventus di Serie A kini terancam karena kasus Capital Gain. Hukuman degradasi ke Serie B mengintai Bianconeri andai terbukti bersalah.

Juventus kini tengah dalam penyelidikan terkait kasus pemalsuan pembukuan dan transfer sebesar 50 juta euro. Hal ini diduga dilakukan sejak 2018.

Penyelidikan itu bermula dari sebuah berkas yang dibuka oleh Kantor Kejaksaan Turin setelah penyelidikan CONSOB dan COVISOC (Komisi Pengawas klub Serie A). Para petinggi Juventus seperti Andrea Agnelli (presiden klub), Pavel Nedved (wakil presiden), hingga Fabio Paratici (mantan direktur) telah dimintai keterangan.

Juventus secara resmi telah membantah tuduhan tersebut. Si Nyonya Tua merasa tidak melakukan pelanggaran seperti yang dituduhkan.

Ancaman degradasi kepada Juventus sendiri disampaikan oleh Asosiasi Perlindungan Hak-hak Konsumen Italia (CODACONS). Badan ini terhubung dengan Asosiasi Olimpiade Italia (CONI).

“Sistem tuduhan itu sangat serius dan menyoroti kejuaraan sepak bola terakhir, juga karena ada dominasi nyata Juventus yang berakhir pada tahun lalu,” kata presiden CODACONS, Marco Donzelli dilansir dari TMW.

“Jika Juventus secara tidak sah memperoleh keuntungan atas klub saingan dengan operasi semacam ini, maka ketetapan terkait hasil kejuaraan sepak bola terakhir akan gugur. Sebagai akibatnya, Federasi dan Otoritas persaingan pasar harus campur tangan dan memberikan sanksi kepada mereka untuk bertanggung jawab.”

“Untuk alasan ini dan melindungi ribuan penggemar, kami akan mengajukan keluhan kepada Antitrust dan Kantor Kejaksaan Federal yang meminta degradasi ke Serie B untuk Juventus dan pencabutan gelar liga terakhir yang dimenangkan di bawah bayang-bayang operasi yang berpotensi ilegal ini,” tambahnya.

Tuntutan Donzelli tersebut memang sangat berat. Namun bukan tidak mungkin hal itu menjadi kenyataan.

Andai terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman berat, Juventus akan mengulangi memori buruk pada 2006 silam. Ketika itu mereka juga harus didegradasi dan dua gelar Scudetto-nya dicopot.