Inter Milan Tidak Khawatir Tampil Tanpa Penonton

DBasia.news –  Serie A akan dimainkan tanpa penonton selama sebulan karena ancaman virus Corona. Meski begitu, Inter Milan tak khawatir performa mereka akan menurun akibat tak ada dukungan suporter.

Keputusan pengosongan stadion itu berlaku sejak Rabu (4/3/2020) lalu. Hal ini untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona di Italia, yang mulai masuk tahap mengkhawatirkan di negara tersebut.

Lombardy, region tempat kota Milan berada, menjadi wilayah paling terdampak. Diberitakan kantor berita ANSA, hingga Rabu kemarin, sudah 107 orang meninggal karena virus corona di Italia, 73 di antaranya di Lombardy.

Inter pun sudah merasakan imbasnya. Mereka terpaksa menjamu Ludogorets Razgrad di 32 besar Liga Europa tanpa dihadiri penonton pada Kamis (27/2) lalu.

Dua giornata Liga Italia melawan Sampdoria dan Juventus juga telah diundur. Begitu pula dengan leg kedua semifinal Coppa Italia melawan Napoli.

Namun presiden Inter, Steven Zhang, tak risau dengan performa timnya meski harus bermain di stadion yang sepi. Kemenangan 2-1 atas Ludogorets sudah menjadi bukti.

“Saya tak khawatir pertandingan tertutup akan mempengaruhi penampilan tim saya,” ujar Zhang kepada BBC Sport.

“Yang saya khawatirkan adalah risiko keselamatan publik jika pertandingan terus dimainkan di depan khalayak ramai,” sambungnya.

Zhang merasa keputusan bermain tanpa penonton yang dikeluarkan pemerintah Italia sudah benar. Hal itu juga agar kalender olahraga yang sudah disusun tetap berjalan sesuai jadwal.

“Keputusan memainkan pertandingan tanpa penonton sudah tepat,” kata Zhang.

“Sebagai sebuah klub, kami punya tanggung jawab untuk menyampaikan hal yang benar. Keamanan jelas prioritas utama.”

“Pertandingan tertutup jelas hal yang sulit dengan menimbang berbagai alasan. Tapi agar kalender yang sudah disusun bisa berjalan normal, keputusan ini harus diambil,” jelas pria 29 tahun tersebut.