Gaji Jadi Masalah Kesulitan Alexis Sanchez Tinggalkan Manchester United

Alexis Sanchez

DBasia.news –  Spekulasi transfer menyertai striker Manchester United, Alexis Sanchez, di bursa transfer musim panas ini. Namun, sang pemain masih bertahan dan tidak ada satupun tim yang mengajukan penawaran kongkrit.

Alexis Sanchez gagal membuktikan diri di Manchester United. Datang ke Man United 18 bulan lalu, pemain 30 tahun tersebut tidak bisa menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Sanchez yang diharapkan bisa menjadi jalan keluar ketika Man United menghadapi kebuntuan, justru tidak maksimal.

Situasi berbeda terjadi saat Alexis Sanchez memperkuat timnas Chile. Mantan pemain Udinese tersebut tampil subur saat berlaga di Copa America 2019. Ia mengemas dua gol plus satu assist.

Alexis Sanchez menyimpulkan, penyebab utama dirinya tidak bisa tampil impresif adalah taktik di Manchester United. Tidak heran, ia memutuskan untuk mencari destinasi anyar pada bursa transfer kali ini.

Alexis Sanchez dilaporkan telah menarik minat klub-klub Serie A seperti Inter Milan, AS Roma, Juventus, hingga Napoli. Namun, keempat klub tersebut menghadapi kendala yang sama untuk menggaet Sanchez.

ESPN melaporkan, klub-klub Serie A itu tidak bisa membayarkan gaji Alexis Sanchez seperti apa yang diterimanya saat ini. Eks Barcelona itu mendapatkan upah 560 ribu pounds per pekan.

Selain itu, para klub peminat juga menolak mendatangkan Alexis Sanchez secara permanen. Mereka hanya bersedia dengan proposal peminjaman plus opsi tebus.

Manchester United dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memberikan subsidi pada gaji Sanchez. Itu artinya, The Red Devils akan membayarkan sebagian gaji sang pemain. Man United rela melakukan hal itu demi melihat Sanchez angkat kaki dari tim.

Manchester United mengeluarkan dana 34 juta euro untuk mendatangkan Alexis Sanchez dari Arsenal. Pada musim lalu, sang pemain hanya mendulang dua gol dari 27 pertandingan.