Frank Lampard Bicara soal Olivier Giroud

DBasia.news – Manajer Chelsea, Frank Lampard, memuji dan mengatakan bahwa striker Olivier Giroud telah membuatnya pusing dalam hal pemilihan tim.

Terbaru, Giroud menjadi penentu kemenangan Chelsea atas wakil Prancis, Rennes, dengan skor 2-1 pada laga keempat Grup E Liga Champions di Stadion Roazhon Park, Rabu (25/11) dini hari WIB.

Chelsea unggul duluan lewat gol Callum Hudson-Odoi pada menit ke-22. The Blues setidaknya memimpin hingga penghujung laga.

Rennes mampu menyamakan skor pada menit ke-85 melalui striker Sehrou Guirassy. Tapi, Giroud yang masuk menggantikan Tammy Abraham pada menit ke-69 tampil heroik dengan mengamankan kemenangan Chelsea pada menit ke-90’+1!

Gol kedua pemain berusia 34 tahun itu dalam delapan laga bareng Chelsea musim ini di semua ajang. Itu pun hanya satu di antaranya yang ia dipercaya sebagai starter.

“Dia [Giroud] menampilan performa seperti yang dia lakukan malam ini, dia pemain hebat bagi kami,” ucap Lampard kepada BT Sport, selepas laga.

“Bukan hanya golnya yang penting, tapi ketika dia masuk, kami memiliki penahan bola dengan fisik yang oke.”

“Saya kini punya masalah karena Tammy [Abraham] bermain bagus dan Olivier di babak kedua luar biasa. Saya memiliki dua pemain yang berjuang untuk posisi itu, tapi ini masalah yang bagus.”

“Dia akan mendapatkan menit bermainnya karena kami menatap banyak pertandingan. Anda melihat reaksi terhadap golnya, dan itu bukan hanya karena golnya menjadi penentu, tapi itu menunjukkan apa yang dia lakukan sehari-hari dan arti penting dia bagi tim.”

“Mereka berjuang untuk mendapat tempat utama. Tapi kami tahu betapa hebat dan profesionalnya Giroud. Melihat reaksinya, dia selalu menjaga sikap yang benar,” tambahnya.

Abraham menjadi favorit Lampard akhir-akhir ini termasuk saat nama pertama mencetak gol dalam kemenangan 2-0 atas Newcastle United, akhir pekan lalu.

Adapun atas hasil kontra Rennes, Chelsea menempati urutan teratas klasemen sementara Grup E dengan koleksi 10 poin.

The Blues kini tinggal memperebutkan posisi puncak dengan Sevilla yang berada di urutan kedua dengan poin sama namun kalah selisih gol.