FIFA Minta Klub Tidak Melarang Pemain Memperkuat Tim Nasional

DBasia.news – Penegasan sikap Premier League, LaLiga, dan Serie A terkait pelarangan pemain memenuhi panggilan tim nasional membuat FIFA bereaksi. Federasi sepak bola dunia itu meminta aturan tersebut dihapus.

Premier League menjadi liga elite Eropa pertama yang mengizinkan klub anggotanya untuk menolak melepas pemain pada jeda internasional, awal September mendatang. Keputusan itu tak lepas dari regulasi pemerintah Inggris yang mewajibkan pendatang dari zona merah untuk menjalani karantina selama 10 hari.

Dengan kebijakan ini, para pemain yang memenuhi panggilan negara akan absen dua laga usai kembali ke Inggris.

Langkah serupa kemudian diikuti oleh LaLiga dan Serie A. Sikap ini tentu menuai protes dari federasi negara yang tidak bisa memanggil pemain terbaiknya.

Padahal jeda internasional nanti akan memainkan babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Setiap negara tentu membidik hasil maksimal demi meraih tiket ke Qatar.

FIFA menyadari keresahan ini. Maka dari itu mereka berusaha melobi pemerintah negara-negara Eropa untuk memberikan pengecualian kepada pesepak bola.

“Saya berterima kasih atas dukungan dan kerja sama dari banyak pemangku kepentingan selama periode yang penuh tantangan ini. Saya menyerukan solidaritas dari setiap asosiasi anggota, setiap liga dan setiap klub untuk melakukan apa yang benar dan adil untuk permainan global,” kata presiden FIFA, Gianni Infantino.

“Banyak pemain terbaik di dunia bersaing di liga di Inggris dan Spanyol (serta Italia), dan kami percaya negara-negara ini juga berbagi tanggung jawab untuk menjaga dan melindungi integritas olahraga kompetisi di seluruh dunia.”

FIFA yakin pemerintah negara-negara Eropa akan memberikan pengecualian kepada pesepak bola. Infantino berkaca dari penyelenggaraan Piala Eropa 2020 silam.

Saat itu pemerintah Inggris memang menghapus aturan karantina untuk tim peserta yang berlaga di Wembley. Keputusan ini membuat turnamen dapat berjalan dengan lancar.

Bersama-sama kita telah menunjukkan solidaritas dan persatuan dalam perang melawan Covid-19. Sekarang saya mendesak semua orang untuk memastikan pelepasan pemain internasional untuk kualifikasi Piala Dunia FIFA mendatang,” tegasnya.