FIFA Ikut Andil Dalam Penyelesaian Kontroversi VAR

DBasia.news – Kemunculan teknologi VAR di liga-liga top Eropa menuai cukup banyak kontroversi, terutama dalam sepekan terakhir. FIFA akhirnya harus ikut andil dalam menyelesaikan polemik ini agar tidak kembali terulang.

Seperti diketahui, penggunaan VARterus dikritik berbagai pihak karena dinilai tak menerapkan asas keadilan. Wasit dianggap kerap membuat keputusan keliru meski telah dibantu tayangan video.

Salah satu contohnya terjadi dalam lanjutan Premier League, tengah pekan ini. Tak tanggung-tanggung, tiga keputusan wasit pada tiga laga berbeda dengan VAR menuai kontroversi.

Yang paling menarik perhatian tentu injakan Bruno Fernandes kepada Ezri Konsa pada laga Manchester United kontra Aston Villa. Alih-alih pelanggaran untuk Aston Villa, wasit Jon Moss justru memberikan hadiah penalti kepada Setan Merah.

Hal tak jauh berbeda terjadi di LaLiga. Real Madrid yang tengah memimpin klasemen dianggap banyak terbantu dengan keputusan wasit dalam menggunakan VAR.

Situasi ini membuat Barcelona yang tengah bersaing dalam perburuan gelar juara geram. Blaugrana mempertanyakan kinerja para pengadil dalam menggunakan VAR.

Berbagai kontroversi ini akhirnya membuat FIFA gusar. Federasi sepak bola dunia tersebut mengambil alih wewenang pengoperasian VAR dari International Football Association Board (IFAB) selaku badan pembuat aturan permainan sepak bola.

“Tanggung jawab FIFA adalah memastikan aturan sepak bola diterapkan secara sama di seluruh dunia, tidak boleh ada perbedaan di tiap-tiap benua atau negara. Sudah jadi tanggung jawab kami untuk memastikan sepak bola dimainkan dengan cara yang sama di seluruh dunia,” kata Kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina dilansir dari BBC.

Collina juga mengkritik kinerja wasit dalam menggunakan VAR. Ia ingin para pengadil tak begitu saja mengikuti perintah dari petugas VAR dan mengecek video tayangan ulang sendiri di pinggir lapangan.

“Wasit harus paham makna solidaritas dan persahabatan dengan memberi tahu rekan mereka ‘hati-hati, Anda mungkin telah melakukan kesalahan. Situasi akan lebih baik karena Anda bisa meninjau lewat sebuah monitor,” tambahnya.

“Anda punya kesempatan menilai apakah keputusan itu salah. Ini bisa membuat Anda meminimalisir kesalahan.”

Penerapan VAR di tiap negara memang masih berbeda-beda. Hal inilah yang ingin diseragamkan FIFA agar saat bertemu d kejuaraan internasional tak terjadi kerancuan.