Fandi Ahmad Resmi Latih Singapura Di Piala AFF 2018

IDNGoal.news, Tanda tanya pelatih Singapura di Piala AFF 2018 terjawab setelah federasi sepakbola negara itu (FAS) menunjuk Fandi Ahmad sebagai arsitek timnas sementara.

FAS menyatakan Fandi tetap menukangi Young Lions yang berkompetisi di S-League, dan melanjutkan proyeknya membangun timnas U-23 untuk SEA Games 2019 dan kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Penunjukkan Fandi itu bersifat sementara, karena FAS tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pelatih timnas senior.

“Dewan FAS mempunyai visi dan rencana jangka panjang untuk tim nasional. Kami tidak terburu-buru menentukan pelatih, karena kami menginginkan tim nasional bisa ke level yang kami inginkan,” ucap presiden FAS Lim Kia Tong dilansir laman resmi federasi.

“Kami memberikan apresiasi kepada Fandi yang bersedia menangani tim nasional di Piala AFF di masa krusial seperti ini. Dia akan mendapat dukungan terkait kebutuhan yang dia perlukan untuk mempersiapkan turnamen di akhir tahun ini.”

Sementara itu, Fandi akan memanggil pemain yang bermain dengan hati untuk turnamen sepakbola ASEAN dua tahunan tersebut. Fandi meyakini Singapura bisa bersaing di grup maut. Berdasarkan drawing, Singapura bergabung dengan Thailand, Indonesia, Filipina, serta pemenang antara Brunei Darussalam dan Timor-Leste.

“Ini berkaitan dengan gairah dan hasrat. Jika pemain terpilih, mereka harus punya semangat. Hati sangat penting buat saya. Kami tidak memperoleh hasil bagus dalam beberapa tahuin terakhir, dan saya tidak tahu penyebabnya. Tapi saya tahu bagaimana memotivasi mereka,” tutur Fandi.

“Timnas U-23 tetap menjadi proyek penting bagi saya, sedangkan Piala AFF juga merupakan turnamen penting bagi Singapura. Itu yang membuat saya menerima tawaran memimpin timnas senior di turnamen ini. Kami berada di grup yang berat, tapi saya yakin pemain kami akan memberikan perlawanan.”

“Sekarang saatnya bagi kami untuk bangkit, dan fans kembali ke stadion. The Lions bertanding, tapi tidak ada auman. Dengan dua pertandingan kandang, saya mengharapkan dukungan fans, dimulai pada laga pertama melawan Indonesia pada 9 November.”