Dikritik Paul Scholes, Ole Gunnar Solskjaer Beri Jawaban

DBasia.news – Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menjawab kritik yang datang dari mantan rekan setimnya, Paul Scholes.

Solskjaer membeberkan alasan mengapa dirinya sering berganti taktik Manchester United. Kesukaan Solskjaer gonta-ganti taktik tersebutlah yang mendapatkan kritik dari Scholes.

Scholes menilai di era Solskjaer, khususnya pada musim ini, MU tak memiliki keseimbangan antara pertahanan dan serangan. Semua tergantung formasi yang digunakan Solskjaer.

Sepanjang musim ini, Solskjaer kerap menggunakan beberapa formasi. Tak cuma pola andalan 4-2-3-1, tapi juga beberapa Setan Merah bermain menggunakan tiga bek.

Saat dikalahkan RB Leipzig 3-2, Solskjaer menggunakan sistem tiga bek. Selanjutnya Setan Merah kembali ke sistem andalan mereka ketika berhadapan dengan Manchester City. Kala itu Solskjaer menempatkan Paul Pogba sisi kiri barisan tengah United.

“Perubahan formasi apa, Anda bilang kepada saya? Itu adalah 4-2-3-1 dan itu mungkin posisi favorit Paul. Dia melakukannya dengan baik dan bentuk tim seperti biasanya,” ujar Solksjaer menawab pertanyaan tentang posisi Pogba.

Solskjaer juga menjelaskan, dia tidak terlalu sering mengubah skema formasi. Jikapun diubah, timnya tetap akan bermain dengan strategi yang sama.

“Kami mengalahkan PSG dan kalah dari Leipzig, kami memainkan satu pertandingan penuh dengan taktik berlian dan dua pertandingan setengah dengan berlian,” ujarnya

“Empat dari 22 pertandingan tidak buruk untuk konsistensi bentuk normal. Itulah yang kami kerjakan kurang lebih setiap hari. Beberapa detail akan berubah tapi dalam sistem yang sama,” Solskjaer menerangkan.