Betapa Senangnya Frank Lampard Lihat Pemuda Chelsea Beraksi

DBasia.news –  Chelsea pesta gol 7-1 atas Grimsby Town dalam pekan tiga Piala Liga 2019-20 di Stamford Bridge, Kamis (26/9) dini hari WIB.

Chelsea menang melalui gol yang dicetak Ross Barkley (4′), Michy Batshuayi (7′ dan 86′), Pedro (penalti menit 43′), Kurt Zouma (56′), Reece James (82′), dan Callum Hudson-Odoi (89′). Diperkecil gol Matt Green di menit 19.

Marc Guehi, Billy Gilmour, Reece James, Callum Hudson-Odoi, Faustino Anjorin, Ian Maatsen, merupakan beberapa nama pemuda yang diturunkan Lampard di pertandingan tersebut. Lampard puas dengan kinerja mereka dan meminta konsistensi agar bisa bertarung masuk tim utama Chelsea.

“Dengan hasil akhir yang dia buat, Reece James sudah menunjukkan seperti apa kemampuannya. Dua assist dan satu gol, tapi penampilannya saat dipinjamkan ke Wigan musim lalu juga telah menunjukkan talenta yang dia miliki,” tutur Lampard di BBC Sport.

“Saya pikir dia akan menjadi pemain besar di masa depan untuk Chelsea. Ini hanya permulaan untuknya. Saya pikir Billy Gilmour juga sudah bisa mengatur permainan dari lini tengah dan Marc Guehi sangat solid di belakang. Mereka sudah tampil luar biasa di tahun ini.”

“Para pemain muda yang masuk dari bangku cadangan telah menunjukkan bagaimana mereka nyaman bermain dengan bola. Sekarang kerja keras harus dimulai agar mereka bisa menembus tim utama secara reguler,” tambah dia.

Kendati demikian, ada satu evaluasi dari Lampard dari pertahanan timnya pasca kebobolan gol Green di menit 19.

“Pada babak pertama saya tidak terlalu senang dengan pertandingan. Kebobolan satu gol dan membuat skor menjadi 2-1 adalah bencana, karena saya menunjukkan kepada mereka itu adalah ancaman besar, dan kebobolan membuat kami sedikit gugup,” imbuh Lampard.

“Jadi baik bagi para pemain muda terutama untuk melihat detail kecil, jika Anda tidak menonton video yang kami tunjukkan sebelum pertandingan dan menyadari bahayanya, itu dapat merugikan Anda.”

“Semua berjalan baik-baik saja malam ini karena kami menang 7-1, tetapi melawan Liverpool kami menelan kekalahan (1-2 di Stamford Bridge), karena detail kecil,” pungkas pelatih berusia 41 tahun tersebut.