Berikan Debut Pada Putra Sendiri Di Tim Utama Real Madrid, Ini Komentar Zidane

Tim Utama Real Madrid

IDNGosl.news, Castelon – Gagal memberikan tiga poin di laga perdananya bersama skuat senior Real Madrid usai bermain imbang 2-2 kontra Villarreal pada Minggu (20/5) lalu, Luca Zidane tetap mendapatkan pujian dari Zinedine Zidane. Ayah sekaligus entrenadornya di Los Blancos tersebut tetap merasa bangga dengan pencapaiannya saat debut.

Dalam lawatan ke markas Villarreal, Estadio La Ceramica, lalu nama Luca memang jadi salah satu kejutan. Di saat biasanya Madrid akan menurunkan Kiko Casilla saat Keylor Navas diistirahatkan, namun Zidane justru memercayakan pos di bawah mistar gawang pada putranya yang baru berusia 20 tahun.

Walau kiper yang sudah bergabung bersama Madrid sejak 2004 tersebut tidak mampu mempertahankan keunggulan dua gol Madrid di babak kedua dengan melewatkan kans untuk menghalau tembakan Roger Martinez dan Samu Castillejo, penampilan Luca tidak mengundang kritik. Bagi Zidane pertandingan debutnya sudah cukup memuaskan.

“Luca adalah bagian dari skuat ini dan penampilannya bagus. Aku senang dengan apa yang ia tunjukkan dalam debutnya. Saat ini ia masih berstatus pemain pelapis dan begitulah aku memperlakukannya,” tutur Zidane pasca pertandingan.

“Kenapa aku memainkannya melawan Villarreal? Alasannya hanya karena ia belum bermain sama sekali musim ini. Padahal anggota skuat yang lain sudah mendapatkan kesempatannya masing-masing. Laga tadi adalah hal yang penting untuk Luca dan juga pelatihnya,” pungkas juru taktik 45 tahun tersebut.

Dengan dimainkannya Luca pada jornada pamungkas La Liga 2017/2018 ini maka sejak resmi menjadi entrenador Madrid Zidane telah memberikan debut pada dua putranya yang memang besar di akademi Los Galacticos. Pada musim 2016/2017 lalu Enzo Zidane yang merupakan anak tertuanya mendapatkan kesempatan merasakan atmosfer Santiago Bernabeu dalam ajang Copa del Rey melawan Cultural Leonesa. Sebagai pemain pengganti Enzo yang berposisi gelandang mampu menceploskan satu gol.

Sayangnya itu adalah laga pertama dan terakhir Enzo dalam kostum Los Merengues. Pada musim panas 2017 lalu ia dilego ke sesama klub La Liga yakni Deportivo Alaves namun gagal menyelesaikan kontrak berdurasi tiga tahunnya. Pada pertengahan musim pemain 23 tahun tersebut dilepas secara gratis ke klub Liga Super Swiss, FC Lausanne-Sport.

Menarik tentunya untuk mengamati perkembangkan karier Luca di Madrid. Berposisi sebagai penjaga gawang mampukah ia mendapatkan kesempatan lebih banyak ketimbang sang kakak? Tentunya jika Madrid tidak membeli kiper baru untuk musim depan kans tersebut pastilah ada mengingat Casilla tampaknya sudah tidak betah di Ibu Kota dan siap dijual.