Bayern Munchen Beri Mimpi Buruk Bagi Barcelona

DBasia.news – Barcelona mengalami pertandingan terburuk sepanjang sejarah pertandingan di kompetisi Eropa ketika menghadapi Bayern Munchen. Barca pulang dengan kepala tertunduk usai kebobolan delapan gol.

Barcelona kalah dengan skor mencolok 2-8 ketika menghadapi Bayern Munchen pada pertandingan perempat final Liga Champions 2019-2020, di Estadio Da Luz, Sabtu (15/8) dini hari WIB. Barcelona kebobolan masing-masing empat gol pada setiap babak.

Menilik statistik, Bayern Munchen memang memiliki serangan lebih banyak. Robert Lewandowski dan kawan-kawan mengkreasikan 26 peluang sepanjang pertandingan. Sementara itu, Barca hanya menciptakan tujuh peluang.

Tak heran, dua gol Barcelona yang dicetak melalui gol bunuh diri David Alaba (7′) dan Luis Suarez (57′) masih belum cukup. Bayern Munchen tidak bisa dikejar setelah mengemas delapan gol lewat Thomas Muller (4′, 31′), Ivan Perisic (21′), Serge Gnabry (27′), Joshua Kimmich (63′), Robert Lewandowski (82′), dan Philippe Coutinho (85′, 89′).

Berdasarkan catatan Opta Jose, itu merupakan kekalahan terbesar Barcelona pada kompetisi Eropa. Selain itu, Barca kembali kebobolan delapan gol sejak terakhir kali melaluinya pada babak 16 besar Copa del Rey 1946 kontra Sevilla.

Kini, Barcelona dipastikan gagal merengkuh gelar apa pun pada musim ini. Lionel Messi dan kawan-kawan gagal di LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

Selain itu, kegagalan ini semakin membuat posisi Quique Setien sebagai pelatih Barcelona terancam. Sebelum pertandingan, banyak suara yang mempertanyakan kemampuan mantan pelatih Real Betis tersebut.

Sementara itu, Bayern Munchen melenggang ke semifinal. Pada babak empat besar tersebut, Robert Lewandowski dan kolega akan menunggu pemenang antara Manchester City kontra Olympique Lyon.