DBAsia News

Arteta Tetap Tegas Copot Ban Kapten Aubameyang Meski Berat

DBasia.news – Arsenal akan menjamu West Ham United di pekan 17 Premier League yang berlangsung di Emirates Stadium, Kamis (16/12) pukul 03.00 dini hari WIB. Jelang laga itu sosok Pierre-Emerick Aubameyang jadi sorotan.

Penyerang berusia 32 tahun tidak lagi menjadi kapten Arsenal setelah pihak klub mencabutnya. Pencopotan itu terjadi menyusul sikap indisipliner Aubameyang yang telah bergabung dengan skuad pasca pergi dari luar negeri.

Mikel Arteta sudah mencoret namanya kala Arsenal menang 3-0 atas Southampton di akhir pekan lalu di Premier League. Kini melalui laman resmi Arsenal, jabatan kapten Aubameyang resmi dicabut.

“Setelah pelanggaran disiplin terbarunya minggu lalu, Pierre-Emerick Aubameyang tidak lagi menjadi kapten klub kami, dan tidak akan dipertimbangkan untuk seleksi pada pertandingan Rabu melawan West Ham United,” demikian pernyataan di laman resmi Arsenal.

“Kami berharap semua pemain kami, terutama kapten kami, bekerja dengan aturan dan standar yang telah kami tetapkan dan sepakati. Kami sepenuhnya fokus pada pertandingan besok.”

Arsenal tidak lagi menolerir sikap tak bertanggung jawab penyerang timnas Gabon tersebut, sebab pada Maret lalu dengan alasan yang sama Aubameyang juga melanggar aturan terkait protokol jelang pertandingan.

Respons Mikel Arteta

Aubameyang yang direkrut dari Borussia Dortmund pada 2018 menjadi kapten Arsenal pada November 2019, menggantikan Granit Xhaka yang jabatannya dicopot oleh Unai Emery menyusul keributan dengan suporter.

Dilepasnya ban kapten Arsenal dari Aubameyang juga menahbiskan performa buruknya musim ini, di mana dia hanya mencetak empat gol dari 14 laga liga dan terakhir mencetak gol pada Oktober.

Mikel Arteta turut mengomentarinya. Meski dengan berat hati bersikap tegas kepada Aubameyang, Arteta menegaskan keputusan itu harus diambil agar menjadi contoh bagi pemain lain bahwa klub di atas segalanya.

“Kami telah membuat keputusan ini yang sayangnya sangat sulit. Jika saya harus memilih, saya tidak ingin duduk di sini membicarakannya, tetapi kami harus melakukannya,” papar Arteta di BBC Sport.

“Ketika kami harus membuat keputusan itu, itu karena keputusan yang tepat untuk membela kepentingan klub sepak bola. Untuk saat ini, banyak yang harus dicerna dan keputusan yang sangat sulit untuk dibuat, jadi kami butuh sedikit waktu. Itu benar-benar sakit dan dia butuh sedikit waktu untuk sembuh.”

Arsenal masih mencari pengganti kapten baru. Arteta juga menuturkan anak-anak asuhnya menerima keputusan tersebut demi kolektivitas bersama.

“Kami memiliki kelompok kepemimpinan dan pemain yang berbeda dicalonkan untuk menjadi kapten – kami akan mengikuti itu,” imbuh Arteta.

“Ini adalah situasi yang sangat tidak menyenangkan dan ini bukan saatnya untuk membuat keputusan gegabah.”

“Mereka (ruang ganti) telah menerima keputusan itu. Mereka tahu karena mereka telah berkomitmen untuk itu dan mereka menuntut agar kami ingin mengambil budaya kami, tuntutan kami, siapa yang kami inginkan sebagai klub dan bagaimana kami ingin mewakili klub sepak bola ini ke tingkat yang berbeda.”

“Ketika standar itu tidak terpenuhi, Anda tahu bahwa Anda tidak dapat berpartisipasi dalam kebutuhan dasar sehari-hari kami,” urai dia.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?