AC Milan Siapkan Pemain untuk Gantikan Posisi Zlatan Ibrahimovic

DBasia.news – AC Milan saat ini sedang dalam puncak performanya karena peran striker berusia 39 tahun, Zlatan Ibrahimovic. Il Rossoneri belum terkalahkan di Serie A dan masih kukuh di puncak klasemen.

Teranyar Milan menang 3-1 atas Napoli di San Paolo berkat dua gol Zlatan Ibrahimovic dan satu gol Jens Petter Hauge yang diperkecil Dries Mertens. Milan kini di puncak klasemen dengan raihan 20 poin, terpaut dua poin dengan Sassuolo di peringkat dua.

Berkat dua gol itu Ibra menjadi top skorer Serie A sementara dengan torehan 10 gol. Mentalitas yang diberikannya memengaruhi Milan di dalam dan luar lapangan pertandingan, serta kualitasnya sebagai striker top Eropa.

Tapi kini Milan harus bersiap memainkan laga-laga ke depan tanpa penyerang asal Swedia itu. Ibrahimovic cedera hamstring dan akan absen selama 10 hari ke depan, parahnya lagi ada kans Ibra absen lebih panjang hingga sebulan.

Tak ayal di laga-laga terdekat Milan takkan diperkuat Ibra di laga Liga Europa melawan Lille dan Celtic, serta pertandingan melawan Fiorentina. Jika waktu pemulihannya lebih lama lagi Ibra absen juga melawan Sampdoria, Parma, Genoa, dan runner-up Serie A Sassuolo.

Kiprah AC Milan tanpa Zlatan Ibrahimovic akan sangat dinantikan. Itu jadi momen Il Diavolo Rosso menunjukkan permainan tanpa tergantung dengan Ibrahimovic.

Pengganti Zlatan Ibrahimovic

Menilik informasi dari Football-Italia ada sejumlah opsi yang dapat digunakan Stefano Pioli untuk menggantikan Ibrahimovic. Sebelumnya Ibra juga pernah absen membela Milan di dua laga karena Covid-19.

Sejumlah opsi itu adalah memainkan Rafael Leao, Ante Rebic, Daniel Maldini, dan Lorenzo Colombo sebagai ujung tombak pengganti Ibrahimovic. Maldini dan Colombo dua striker muda yang belakangan dipercaya tampil oleh Pioli.

Leao sedianya lebih banyak berperan sebagai penyerang sayap belakangan ini dengan kontribusi dua gol dan tiga assists, namun posisi aslinya tetap penyerang sentral. Pun demikian dengan Rebic yang berkontribusi dengan 11 gol Milan di paruh musim kedua Milan musim lalu.

Siapa pun pengganti Ibrahimovic, Milan menghadapi ujian besar tanpanya dalam potensi perebutan Scudetto. Sebuah tim juara bisa tetap meraih poin penting di kala pemain kunci absen karena cedera atau terkena akumulasi kartu.